YangTer-Luka : Jika suatu saat kau menemukan orang lain dalam hidupmu yang sepi karena aku. Kejarlah, mungkin kau akan tau, bahwa yang terbaik untukmu hanya aku
YangTer-Sisih : Apakah menurutmu aku mungkin, mengejar yang lain?
YangTer-Luka : Jika suatu saat ternyata kau menyimpulkan bahwa bukan aku yang terbaik untukmu. Berpalinglah, sungguh hanya bahagiamu yang selalu aku pinta dalam doa setiap malam
YangTer-Sisih : Apakah menurutmu aku akan bahagia, tanpamu?
YangTer-Luka : Sudah, mari kita akhiri ini, aku yakin kau masih bisa bertahan dan baik-baik saja tanpa aku, kau kuat, dari dulu kau selalu kuat, lupakan, lupakan kita..
YangTer-Sisih : Apakah menurutmu aku mampu, melupakanmu?
Bagaimana bisa?
jika bagiku kau
oksigen
percikan air
cahaya mentari
gravitasi
semesta
mata
hidung
lidah
kulit
telinga
kau,
organ tubuh yang melekat
kau,
seperti semua pengandaian yang melengkapi aku
kau,
kuku jari tangan dan kaki,
namun kau, jika memang inilah inginmu padaku
aku penuhi
Neti Nurhayati
YangTer-Sisih : Apakah menurutmu aku mungkin, mengejar yang lain?
YangTer-Luka : Jika suatu saat ternyata kau menyimpulkan bahwa bukan aku yang terbaik untukmu. Berpalinglah, sungguh hanya bahagiamu yang selalu aku pinta dalam doa setiap malam
YangTer-Sisih : Apakah menurutmu aku akan bahagia, tanpamu?
YangTer-Luka : Sudah, mari kita akhiri ini, aku yakin kau masih bisa bertahan dan baik-baik saja tanpa aku, kau kuat, dari dulu kau selalu kuat, lupakan, lupakan kita..
YangTer-Sisih : Apakah menurutmu aku mampu, melupakanmu?
Bagaimana bisa?
jika bagiku kau
oksigen
percikan air
cahaya mentari
gravitasi
semesta
mata
hidung
lidah
kulit
telinga
kau,
organ tubuh yang melekat
kau,
seperti semua pengandaian yang melengkapi aku
kau,
kuku jari tangan dan kaki,
namun kau, jika memang inilah inginmu padaku
aku penuhi
Neti Nurhayati