on 25 Desember 2012
Fira Basuki pernah berkata di akun twitternya,
tiada yang pasti di dunia ini kecuali semua orang harus mati

tapi hari ini ada pasti yang lain,
pasti yang sudah ku tunggu kabarnya lewat lantunan doa
pasti yang membuat aku tak lelap tidur, terjaga pun tidak
pasti yang membuat senyuman di bibirmu jadi hampa
pasti yang sudah mengurungku dalam kotak tak bernama
pasti yang sekarang tinggal kenangan
terima kasih, selamat tinggal...


-Neti Nurhayati-
on 23 Desember 2012
Sedari lama sudah ku siapkan,
setiap kata ku, pada mu
jika kita bertemu,

ku susun setiap A dekat B menyebrangi Z tanpa titik tanpa koma
ku pertimbangkan harus dimana ku letakkan tanya bukan seru
ku obrak abrik ingatan ku, berharap tak ada pesan ku untuk mu yang tertinggal
ku teguhkan niat
hati ku berdegup, seperti sedang kiamat

kemudian kau datang,
dengan senyum, menanyakan kabar ku
bercerita tentang hidup mu
wajah mu bersemu semu merah jambu,
kembang api menari-berloncatan dari tubuh mu

ku telan air liurku, ku kecap kecap..
Tuhan, haruskah ku rusak bahagia mu
dengan setiap tanya ku yang siap meledak dari kerongkongan?
 
ku tatap matanya,
ku bulatkan tekad,
ku buka mulut ini dan bertanya,
"mau minum apa?"

-Neti Nurhayati-
on 22 Desember 2012
Dear heart,
Why you look so sad?
itu yang aku tanyakan,
pada hatiku hari ini
sedari pagi ku lihat,
ia sedang terseok-seok berjalan tak tentu arah
seperti sedang mencari-cari, di kotak hampa udara
yang kau tau, tak ada suatu pun di sana

Dear heart,
Why you feel so ache?
sudah aku tawarkan berjuta pilihan untukmu
namun kau memilih untuk beku
bukan salahku

Dear heart,
Stop!
aku tau semua keluh dan kesahmu
tegarlah seperti bumi
kau dan aku,
akan mengerti, kenapa hujan di bulan desember tak kunjung berhenti
kau dan aku,
akan pahami, jika tidak sekarang mungkin nanti. Tapi pasti...

-Neti Nurhayati-
on 05 Desember 2012
malam malam seperti ini,
bukan mau ku,
tak bisa terlelap di bawah selimut hangat
bukan mau ku,
memikirkan hari-hari yang telah terlewat
bukan mau ku,
pilu dalam kegamangan yang kau buat

bukan,
bukan ingin ku
memikirkan mu,
bukan ingin ku
menyakiti ku,
bukan ingin ku
meninggalkan mu,

apalah daya,
jika rasa yang menggerogoti ku ini lama-lama memusnahkan aku

namun kau memilih menyiksaku dalam diam,
dan sekarang hilang....

-Neti Nurhayati-

on 23 November 2012
Malam tak pernah sepanjang ini,
tiap detik yang terlewat, teringat
hela nafas yang terhembus, terdengar
gerak mata yang mengerjap, terasa..

-Neti Nurhayati-
Pagi tidak pernah sehening ini,
kebisuan menyeruak di sela kegelisahan
Pagi tidak pernah sehitam ini,
hitam oleh tanda tanya yang tak terjawab

-Neti Nurhayati-
Bagaimana mungkin,
aku bertarung dengan nyawa cintamu
yang terseok-seok
menderita dan pesakitan

Bagaimana bisa,
aku melawan teguh niatmu
yang keras menderu
melumatkan semua harap ku

Jika kita hanya wacana...
Bagaimana caranya,
aku harus mengeja setiap kata jadi makna?

-Neti Nurhayati-
on 22 November 2012
Dan kau nyelak antrian lagi..
Kau datang terlambat
Tergopoh gopoh kau berlari dan
mengemis-ngemis
Minta di depan

Aku yang sedari dulu antri di belakang,
resah...

Kau bilang kau ingin pingsan
Kau lemah bertulang jerami
Kau bilang itu sakit dari lahir
Kau memohon dengan tangisan
Agar bisa di depan

Aku yang sedari dulu antri di belakang,
begah...

Namun, pak satpam yang iba padamu
menyegerakan langkahmu
Dan kau berjalan tegap
bergegas lari ke depan

Aku yang sedari dulu antri di belakang,
pindah...

Mungkin bukan di sini, waktuku harus di buang..

-Neti Nurhayati-