aku,
ini tikus yang suka mencicit
berisik!
tapi di hadapan mu
aku senyap
tawar, tak berasa
hening, tak beranjak
hampa, tak bernyawa
tertunduk manggut manggut
aku hanya bisa bilang iya
aku,
ini api yang tersulut
bara!
namun di depan mu
aku beku
leleh, seperti lilin
padam, tak berasap
menguap, tanpa sempat terlebih dahulu menjadi cair
bagi mu aku hanya selongsong udara
lalu kau berlalu saja
aku,
kini sibuk bertanya-tanya,
di balik pundak mu di seberang meja
ini tikus yang suka mencicit
berisik!
tapi di hadapan mu
aku senyap
tawar, tak berasa
hening, tak beranjak
hampa, tak bernyawa
tertunduk manggut manggut
aku hanya bisa bilang iya
aku,
ini api yang tersulut
bara!
namun di depan mu
aku beku
leleh, seperti lilin
padam, tak berasap
menguap, tanpa sempat terlebih dahulu menjadi cair
bagi mu aku hanya selongsong udara
lalu kau berlalu saja
aku,
kini sibuk bertanya-tanya,
di balik pundak mu di seberang meja