dia resah,
berguling guling di tumpukan pikirannya
semuanya serba salah
rasa rasanya dia bisa meneriaki lalulalang orang di jalan,
menendang botol minuman,
membuang sampah sembarang,
mencakar wajamu?
sampai dia menyesal
dia resah,
sedari tadi berkicau isinya daki semua
padahal tak ada yang mendengar
padahal siapa yang perduli
dan tinggalah nyanyiannya,
hening redup padam lenyap mati
dia resah,
apa yang ada di pikirannya?
campur aduk,
hingar ibu ibu di pasar?
dentum petir?
deru oto?
desir gelombang ombak pasang?
nada tuts tuts piano yang dimainkan sumbang?
gemeletuk gigi geraham?
ataukah,
hampa saja?
Neti Nurhayati
Note : kata mas bima, jangan ngomong kasar, bukan kamu banget *lalu tiba-tiba ada kedongdong yang menohok di ulu hati
berguling guling di tumpukan pikirannya
semuanya serba salah
rasa rasanya dia bisa meneriaki lalulalang orang di jalan,
menendang botol minuman,
membuang sampah sembarang,
mencakar wajamu?
sampai dia menyesal
dia resah,
sedari tadi berkicau isinya daki semua
padahal tak ada yang mendengar
padahal siapa yang perduli
dan tinggalah nyanyiannya,
hening redup padam lenyap mati
dia resah,
apa yang ada di pikirannya?
campur aduk,
hingar ibu ibu di pasar?
dentum petir?
deru oto?
desir gelombang ombak pasang?
nada tuts tuts piano yang dimainkan sumbang?
gemeletuk gigi geraham?
ataukah,
hampa saja?
Neti Nurhayati
Note : kata mas bima, jangan ngomong kasar, bukan kamu banget *lalu tiba-tiba ada kedongdong yang menohok di ulu hati